lebihdarisekedar[dot]com

Lestari Alamku

Di seluruh dunia hutan-hutan purba yang menakjubkan sedang dalam krisis, tumbuhan dan binatang yang hidup didalamnya terancam punah

B. J. Habibie

Tak perlu seseorang yg sempurna, cukup temukan orang yg selalu membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih dari siapapun

Sang Revolusioner

Manusia dapat sungguh mencapai tingkat kemanusiaan yang sempurna ketika berproduksi tanpa dipaksa oleh kebutuhan fisiknya sehingga ia harus menjual dirinya sebagai barang dagangan

Mahatma Gandhi

Bumi menyediakan cukup untuk memenuhi setiap kebutuhan manusia, tetapi tidak keserakahan setiap orang

Bung Karno

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun

Greenpeace Indonesia

Ketika pohon terakhir sudah kita tebang, ketika sungai terakhir sudah tercemar dan ketika ikan yang terakhir sudah ditangkap, pada saat itu kita baru akan sadar bahwa uang tak bisa kita makan

Jumat, 29 November 2013

Embun Sore

The video memory's of Nakhoda 09



Dowload Link

Selasa, 26 November 2013

SINUS, COSINUS, dan TANGEN


Penggunaan Fungsi SINUS, COSINUS, dan TANGEN Dalam Microsoft Excel, fungsi ini dapat ditemukan dalam spreadsheet excel dalam bentuk formula SIN (x ), COS (x) dan TAN (x) , di mana x adalah sudut yang diinginkan. Formula tersebut mudah untuk kita dapatkan akan tetapi karena berbasis komputer, Excel spreadsheet bekerja dengan sudut dalam radian. Hal seperti ini sering kita jumpai pada kalkulator yang juga dapat diatur untuk DEG atau RAD mode serta GRAD. Jika x adalah sudut yang diberikan dalam derajat maka nilai yang sesuai dalam radian maka nilai dapat dicari menggunakan formula :

= x (π/180)
atau dalam bahasa spreadsheet 
= x*PI()/180
Spreadsheet dapat mengkonversi derajat ke radian dengan menggunakan formula berikut :
= SIN( RADIANS (x)), dimana x adalah sudut yang diinginkan
Jika spreadsheet tidak dikenali RADIANS sebagai formula, maka dapat pula dicari menggunakan formula:
= SIN(x/180*PI())

Fungsi invers (sin -1, cos -1 atau tan -1 ), Fungsi ini dapat ditemukan dalam spreadsheet excel dalam bentuk formula ASIN( ), ACOS( ) atau ATAN( ).

Contoh :
= ASIN(1) mengembalikan jawaban dari 1,5707 radian. 

Jika kita ingin mengubahnya dalam bentuk derajat maka persamaan sebelumnya dibalik menjadi persamaan :
= x (180/ π)
atau dalam formula spreadsheet :
= x*180/PI()
Jika preadsheet tidak dapat menggunakan fungsi derajat, maka nilai dapat dicari menggunakan formula :
= DERAJAT(ASIN(y)), dimana y adalah nilai yang akan diinvers, atau dengan menggunakan formula :
= ASIN(y)*(180/PI()), maka hasilnya adalah x derajat
Contoh:
ASIN(0,5)*(180/PI())=30 Derajat

Catatan : untuk formula Kosinus dan Tangen Maka sin diganti dengan COS dan Tangen diganti dengan TAN

Tenggelam

Di malam yang dingin penuh kedamaian
Ku dengar seru nyanyian binatang alam
Seiring kelip bintang di hamparan awan
Dan jantungku yang tak berhenti berdetak


Mengantarkan jiwa ini hilangkan pilu hati
Bawaku terbang keatas langit bersama kecewaku
Dengan malaikat yang berkenan menerangi bumi
Namun sebuah kekosongan tetap selimuti hariku


Aku memimpikan sang dewi bersedia menemani
Tuk sekedar menghibur hati yang tenggalam dalam sedih
Tak lelahku pandangi langit, berjuta harap ku menanti
Gundah ini akan pergi, hilang atau terkurangi


Hanya buih yang terlihat disepanjang kelu...
Hanya huruf tak bermakna yang tergambar dalam hasrat...

Gundah itu hanya akan menjadi udara yang menyelimutimu...
Bilakah seucap istighfar memoles bibir setengah lingkar menutup bumi?

Semoga itu menjadi temali
Saat tergelincir dalam hura-hura duka terdalam

Sebutir Pasir

Penakluk pertama Mount Everest, puncak tertinggi dunia di Pegunungan Himalaya, Sir Edmund Hillary, pernah ditanya wartawan apa yang paling ditakutinya dalam menjelajah alam. Dia lalu mengaku tidak takut pada binatang buas, jurang yang curam, bongkahan es raksasa, atau padang pasir yang luas dan gersang sekali pun! Lantas apa? "Sebutir pasir yang terselip di sela-sela jari kaki," kata Hillary. Wartawan heran, tetapi sang penjelajah melanjutkan kata-katanya, "Sebutir pasir yang masuk di sela-sela jari kaki sering sekali menjadi awal malapetaka. Ia bisa masuk ke kulit kaki atau menyelusup lewat kuku. Lama-lama jari kaki terkena infeksi, lalu membusuk. Tanpa sadar, kaki pun tak bisa digerakkan. Itulah malapetaka bagi seorang penjelajah sebab dia harus ditandu." Harimau, buaya, dan beruang, meski buas, adalah binatang yang secara naluriah takut menghadapi manusia. Sedang menghadapi jurang yang dalam dan ganasnya padang pasir, seorang penjelajah sudah punya persiapan memadai. Tetapi, jika menghadapi sebutir pasir yang akan masuk ke jari kaki, seorang penjelajah tak mempersiapkannya. Dia cenderung mengabaikannya.

Apa yang dinyatakan Hillary, kalau kita renungkan, sebetulnya sama dengan orang yang mengabaikan dosa-dosa kecil. Orang yang melakukan dosa kecil, misalnya mencoba-coba mencicipi minuman keras atau membicarakan keburukan orang lain, sering menganggap hal itu adalah dosa yang kecil. Karena itu, banyak orang yang kebablasan melakukan dosa-dosa kecil sehingga lambat laun jadi kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, dosa kecil itu pun akan berubah jadi dosa besar yang sangat membahayakan dirinya dan masyarakat.

Melihat kemungkinan potensi kerusakan besar yang tercipta dari dosa-dosa kecil itulah, Nabi Muhammad Saw mewanti-wanti agar ummatnya tidak mengabaikan dosa-dosa kecil seraya tidak melupakan amal baik kendati kecil juga. Dalam kisah disebutkan, seorang pelacur masuk surga hanya karena memberi minum anjing yang kehausan. Perbuatan yang cenderung dinilai sangat kecil itu ternyata di mata Allah punya nilai sangat besar karena faktor keikhlasannya. Bukankah semua roh yang ada di seluruh jagad ini, termasuk roh anjing tersebut, hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Pencipta juga? Itulah nilai setetes air penyejuk yang diberikan sang pelacur pada anjing yang kehausan.
(Van.9f)

Senin, 25 November 2013

6 Tahun

Waktu berjalan begitu cepat
Banyak cerita dan kenangan yang telah terukir
Banyak hal yang telah kita dapatkan namun tak sedikit pula yang terbuang sia-sia 
Waktu berjalan perlahan-lahan namun kadang kita tak pernah peduli pada sang waktu
Tak pernah berpikir akan sebuah waktu
Tak pernah memanfaatkannya sebaik mungkin

Waktu kini telah berlalu 6 tahun lamanya dan tak akan pernah kembali
Semoga esok akan lebih baik dari hari ini dan kemarin
Ampuni hamba yang tak pernah bersukur atas nikmatMu
Tuntun hamba agar senantiasa bersujud kepadaMu

11 Nopember 2007 Ebony Raya